● online
Manjat Langit

Usaha kita boleh kecil, tapi visi dan karakter besar. Belajar adalah kuncinya. Eksekusi adalah jawabannya.
Pohon makin tinggi makin kencang angin bertiup. Kita manjat, kita mau tumbuh. Semakin ke atas, makin berkurang oksigen. Sesak. Tim berkontraksi, karyawan dipaksa ke luar zona nyaman, organisasi blingsatan. Gaduh. Biarin, butuh penyesuaian. Yang siap tetep membersamai, yang tidak siap pilih saja jalan di luar sana. Semua tergantung sama kita, leader.
Bunga abadi, Edelwis, hanya berada di ketinggian. Dia tidak bakal ditemukan di dataran rendah. Tanpa air, dia bisa hidup lebih lama. Dia berada di puncak-puncak. Dia kuat. Dia telah merasakan dingin paling ekstrim dan panas paling memuncak. Dia telah tertempa oleh angin paling lembut hingga badai paling keras sekalipun.
Gurunda, Fitra Jaya Saleh pernah mengajarkan. Leadership seorang leader itu harus lebih tinggi dari bisnis itu sendiri. bukan sebaliknya. Jika leadership punya poin 20, maka bisnis di angka 10. Artinya semua tergantung si owner, bukan pelaksana, bukan karyawan. Kita lah yang menggerakkan, kita lah yang mengatur dan kitalah yang memotivasi tim.
Yang blingsatan akhirnya tahu ke mana arah organisasi
Yang gaduh akhirnya paham tugas-tugas dikerjakan bukan didiamkan tanpa eksekusi
Yang ingin tetep di zona nyaman pada akhirnya menjadi manusia yang ga perform. Cuma menunggu gaji belaka tanpa insentif.
Kerja kita kerja panjang. Brand besar bukan jaminan bisnis akan baik-baik saja di era disrupsi. Pemain lama tidak bisa ongkang-ongkang kaki di balik meja menghitung pundi. Turun, bergerak dan tumbuh bersama organsiasi.
Temukanlah rasa sakit itu, nikmatilah penolakan
Selamat buat organisasi bisnis yang berkontraksi dan terukur bersama tindakannya.
Berlian Santosa,
Ngota Bisnis
LIKE & SHARE Artikel ini jika memantik inspirasi dan semangatmu 🙂
foto: unsplash.com
Tags: Anak Jambi, bangko, Batanghari, bungo, Destinasi Wisata Jambi, Gunung Kerinci, jakoz, Jakoz Beyik, jambi, Kaos Berbumbu Jambi, Kaos Jambi, kaosjakoz, Kota Jambi, kuala tungkal, Naik Gunung Kerinci, Oleh-oleh Jambi, Pariwisata Jambi, tanjung jabung timur, Wisata Jambi, wisata khas jambi
Manjat Langit
Usulan Nama Ibu Kota Baru RI BY SEPTYAN BAYU ANGGARA via http://www.hipwee.com Presiden Joko Widodo telah mengumumkan lokasi ibu kota yang baru... selengkapnya
Tribunjambi/nisyah: Tiga jenis kopi Jambi, tampil di pagelaran Festival Kopi Nusantara di Jakarta Laporan Wartawan Tribun Jambi, Chairul Nisyah TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI... selengkapnya
“Ketika ada Jakoz dibawa pulang, jadi rindu untuk datang ke Jambi lagi.” Gol A Gong, Traveler
Bunda Dian, begitu panggilan akrab dan sayangnya. Perempuan kelahiran Blora empat puluh empat tahun lalu ini merupakan sosok yang berperan... selengkapnya
Orang Jakarta bilang, “Apaan, lo, liat-liat gue ?” nah kira-kira sama seperti itu maksudnya. Apa Jingok-jingok, biasanya digunakan untuk ungkapan... selengkapnya
Bingung mau bawa oleh-oleh khas Jambi apa? Atau mau berikan oleh-oleh Jambi buat kolega, relasi dan sahabat Anda? Ga... selengkapnya
Dilansir dari halodoc.com, Anak yang memiliki gangguan kesehatan mental misalnya perilaku yang kerap cemas atau memiliki rasa takut berlebihan yang sering... selengkapnya
Go to museum via http://google.com 1. Belajar Hand-Lettering Aja! Hand-Lettering via http://www.inspirationfeed.com Hand lettering alias seni menulis alias menggambar huruf dengan semenarik... selengkapnya
Tips untuk depresi BY LEA LYLIANA Agar semangat menghadapi hari untuk penderita depresi via https://www.freepik.com Orang yang mengidap depresi biasanya mengalami beberapa gejala yang... selengkapnya
Usaha kita boleh kecil, tapi visi dan karakter besar. Belajar adalah kuncinya. Eksekusi adalah jawabannya. Pohon makin tinggi makin kencang... selengkapnya
Merupakan kawasan konservasi hutan rawa terluas se-Asia Tenggara. Terdiri dari jenis flora Meranti (Shorea sp.) dan jenis palem terbanyak di… selengkapnya
*Harga MulaiRp
Meniti Batang Antui adalah adat pernikahan Orang Rimba. Sebatang pohon dilintangkan di atas sebuah sungai. Dua mempelai pun berdiri di… selengkapnya
*Harga MulaiRp 95.000
Pedestrian Jomblo (Turkis TW) Berbahan kaos premium Cotton Combed Misty (TW) 30s. Tekstrunya yang halus dan lembut membuat nyaman… selengkapnya
*Harga MulaiRp 95.000

Saat ini belum tersedia komentar.